Migrasi OSS Kabupaten Sumbawa 11 – 15 Oktober 2010

Setelah menyelesaikan kontrak untuk mendampingi “migrasi” OSS yang diselenggarakan oleh Pemprov NTB di Gedung Sangkareang, selama 5 hari (mungkin laporannya menyusul). Saya meluncur ke Sumbawa Besar menggunakan sepeda motor dengan modal nekad dan semangat petualangan, karena sungguh, ini kali pertama saya menginjakkan kaki di Bumi-nya La Hami, pahlawan sabana yang pernah menghidupkan lamunan masa kecil saya (petualangan saya selama di Tana Sampela Samawa ini akan saya kisahkan di blog tersendiri).

Minggu siang, 10 Oktober 2010, saya tiba di Sumbawa Besar, dijemput oleh Mas Yanuar “Cingi-canga” Arafat bersama ajudannya Mas Teguh, anggota KPLI NTB yang bekerja di Kantor Pajak Pratama Sumbawa Besar, beliau adalah penghubung kami dengan pemkab selama disana.
Menyusul saya, berturut-turut datang Om Olan “Olanuxer” Wardiansyah, Farhan “Blek” Perdana, Ramiaji Lamsari, Furkan “Shinchi” Samada, mereka berempat adalah guardians dari Bima dan Dompu. Malamnya menyusul yang mulia – yang cantik Yeni Kusumawati, mewakili Kementrian Ristek dan Hasan Lamatungga, instruktur utama migrasi OSS ini. Selama di Bumi Sabalong Samalewa ini kami menginap di Hotel Tambora, tepat di seberang jalan kantor bupati.

Malam sebelum melepaskan penat, kami mendiskusikan apa-apa yang akan dilakukan dan pembagian tugas selama migrasi oss.

Senin, 11 Oktober 2010, di Aula Kabupaten Sumbawa Besar, telah hadir puluhan peserta pelatihan, undangan yang termasuk di dalamnya Kapolres, Dandim, Kepala-kepala SKPD dan lainnya. Pukul 9 lebih sedikit, acara dibuka dengan laporan panitia, sambutan kementrian ristek, dan pidato Bupati sendiri.

Tim migrasi OSS Pemkab Sumbawa

Tim migrasi OSS Pemkab Sumbawa 11 - 15 Oktober 2010

Setelah pembukaan yang saya rasa lebih meriah dibandingkan acara serupa minggu sebelumnya di Mataram – yang hanya di buka oleh Kabag apagitusayagaktausapa (saya bisa menyimpulkan keseriusan Bupati sendiri untuk melakukan migrasi menyeluruh di Kabupaten Sumbawa, ini ditindaklanjuti dengan rencana maintenance server pemkab yang dipercayakan kepada kami) acara dilanjutkan dengan diskusi panel seputar OSS dan implikasi hukumnya.

Bertindak sebagai pembicara dalam Diskusi panel adalah mbak Yeni Kusumawati (yang ini pasti saya ingat namanya he hehe), petinggi Kantor Pajak Pratama Sumbawa Besar, seorang lagi dari Kejaksaan (yang kebetulan saya kurang perhatikan namanya – karena sedang melamun he he he).

Setidaknya, acara berlangsung hidup dengan pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari peserta.

Baiklah saya singkat saja laporannya, karena …… saya sudah mengantuk!!!

Hari kedua, 12 Oktober 2010, pelatihan hari pertama dimulai. Peserta diajak mengenal lebih jauh apa itu GNU/Linux, bagaimana menginstal Ubuntu (sekedar bocoran: Ubuntu adalah official distro di tanah Bumigora, provinsi NTB) dan pengenalan desktop Ubuntu.

Hari ketiga, 13 Oktober 2010, peserta masih diajak mengeksplorasi desktopnya, melanjutkan instalasi dan troubleshooting perangkat keras dan lainnya yang tidak bekerja. Sayangnya, karena menggunakan distro SuperOS, remastering Ubuntu 9.10 yang agak “jadul”, banyak perangkat yang tidak bekerja dengan baik seperti wireless, sound, dan vga (sis) – sehingga, dengan terpaksa, beberapa laptop peserta dikarantina semalam di kamar kami untuk dioprek.

Hari keempat, 14 Oktober 2010, salah satu rekan kami, Farhan “Blek” Perdana absen karena terkena serangan gejala tifus, yang dicurigai terjadi setelah menyantap ayam goreng dari warung makan sebelah, dengan ikhlas saya menggantikan beliau mengisi materi tentang repository lokal selama 30 menit untuk para admin, karena waktu sudah menunjukkan pukul 16.29 WITA (praktis, selama berada di Sumbawa ini, saya hanya mengisi 30 menit saja dari total alokasi waktu untuk acara – ha ha ha).

What am I doing in 30 Minutes?

What am I doing in 30 Minutes?

Hari kelima, 15 Oktober 2010, kami melanjutkan materi hari sebelumnya tanpa kehadiran instruktur utama, Hasan L, karena beliau sudah kembali ke Jakarta pagi-pagi sekali. Acara berlangsung terpisah, seperti hari keempat, hanya saja, pada pukul 11.00 WITA acara ditutup dengan sedikit kata-kata yang menggugah inspirasi dan perpisahan dari panitia.

Salam Kebebasan,

amrinz signature

Laporan dari sudut pandang lain bisa di baca di:

1 Response to “Migrasi OSS Kabupaten Sumbawa 11 – 15 Oktober 2010”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: