5 Kesalahan Pengguna Linux terhadap Pemula

Mengapa Linux relatif sulit digalakkan di Indonesia? Salah satunya adalah karena perilaku anak-anak Linux sendiri. Berikut adalah 5 Kesalahan Pengguna Linux Terhadap Newbie

1. Selalu menjelekkan Microsoft (misalnya dengan menuliskan m$, microshit, microsuck, dll).
Kalau seorang newbie yang tadinya pakai Microsoft dan ingin belajar Linux, bisa jadi akan tersinggung duluan. Sebagai analogi, bayangkan Anda adalah seorang marketing mobil Honda yang sedang membujuk seorang pengguna Toyota untuk mau beli mobil Honda. Cara Anda membujuk adalah dengan selalu menjelek-jelekkan Toyota. Apakah kira-kira akan berhasil? Saya yakin 99,99% akan gagal. Bayangkan, Corolla adalah mobil terlaris di dunia dan Toyota adalah produsen mobil nomor dua terbesar di dunia. Bagaimana Anda bisa bilang kalau Toyota itu jelek? Justru marketing tadi seolah menunjukkan rasa dengki Honda karena tidak bisa juga mengungguli Toyota.
Nah, sekarang, sistem operasi apa yang paling banyak dipakai di dunia? Windows khan?

2. Mengatakan pengguna Windows adalah pencuri.
Kira-kira kalau Anda datang ke sebuah komunitas yang baru saja Anda ikuti, lalu tiba-tiba Anda dituding sebagai pencuri, apa kira-kira perasaan Anda? Bohong besar kalau tidak sakit hati.
Ingat, tidak semua pengguna Windows itu dengan “sukarela” menggunakan Windows. Kalau dari pertama kali belajar komputer diajarin Windows, apa dia salah? Banyak pengguna komputer sekarang yang belajar di tahun 90 an, mana ada Linux saat itu? Mana ada koar-koar tentang pelanggaran HAKI saat itu?
Kalau pekerjaan di kantor harus diselesaikan dengan Windows, apa ya harus resign? Emang gampang cari kerjaan hare geneee?
Cobalah untuk menggunakan cara yang lebih halus untuk menjelaskan tentang pembajakan, tanpa harus memberi label pencuri.

3. Perang distro dan Window Manager.
Sadarilah bahwa distro dan window manager bukan agama. Punya distro atau window manager favorit boleh, tapi tidak ada yang salah dengan mencoba distro atau window manager lain. Justru itu akan memperkaya pengetahuan tentang Linux. Jadi kalau ada newbie yang tanya tentang Fedora, hendaklah jangan diberi jawaban “pake Ubuntu aja lebih asyik”, “Mandriva lebih gampang deh”, “harusnya loe pake Slackware aja”, atau jawaban lain sejenis.
Karena menyeret newbie dalam perang distro akan sama artinya dengan menyuruh mereka balik kanan dan kembali ke Windows.

4. Selalu bilang bahwa instalasi software di Linux mudah.
Jujurlah bahwa instalasi software di Linux tidak semudah penggunaannya. Kalau penggunaan Linux barangkali memang sudah semudah Windows. Tapi tidak dengan instalasinya paket-paket softwarenya. Ada yang namanya dependencies. “Dengan yum atau apt-get khan mudah pak?” Betul, tapi koneksi internetnya? Tidak semua punya koneksi internet yang memadai. Punya koneksi internet yang memadaipun, instalasi dengan yum atau apt-get suka ngadat. Betul apa betul?

5. Galak terhadap newbie.
Saya sering mendapat keluh kesah dari newbie bahwa mereka minder jika harus kumpul-kumpul dengan pengguna Linux. Di milis-milis Linux juga saya sering mendapati jawaban yang agak “kasar”, misalnya “itu khan udah sering ditanyakan, cari di arsip dong”. Lha kalau benar-benar newbie, bisa pake e-mail aja baru 1 bulan yang lalu, mana tahu arsip itu apa dan bagaimana mengaksesnya. Khan bisa dijawab “hal itu udah pernah dibahas, arsipnya bisa diakses di http://www.anu.com”.

Nah, kalau ingin Linux bisa lebih memasyarakat lagi, hindarilah kelima hal di atas.

disadur dari KSL UI yang menyadur dari yahyakurniawan.net

10 Responses to “5 Kesalahan Pengguna Linux terhadap Pemula”


  1. 1 tampan November 7, 2011 pukul 5:53 pm

    kalo saya suka plinplan. pertama ubuntu. terus mau pindah ke debian. karena ubuntu sering bgt fail, biasanya karena update repo.

    pindah ke debian karena kata tutor untuk buat web n mail server bagus. juga udah lumayan lengkap karena apliksi pokok, repo sudah bersamaan dengan dvd. beda dengan ubuntu yg sangat terbatas (cd).

    tapi setelah browsing n oprak-oprek masalah fail ubuntu terpecahkan justru bangga n malah pengen semakin mendalami ubuntu.

    terus terakhir pake kesimpulan CLIENT PAKE UBUNTU N SERVER PAKE DEBIAN😀

  2. 2 wardani November 9, 2011 pukul 11:46 pm

    bener banget tuh mas N itu semua adalah realita,, untuk orang yg mahir semakin maju dan untuk pemula semakin tertinggal…

  3. 3 adit November 11, 2011 pukul 12:23 pm

    tidak ada salahnya semua distro dicoba, menurut saya kita bisa belajar satu disatro ke distro lain, kalau ada kelemahan wajar open source kita bisa kembangkan kekurangan menjadi kelebihan. saya belajar pakai semua distro dan baik2 saja hehehe. dual OS kalau belum mahir ndak salah khan hehehe

  4. 4 sd November 16, 2011 pukul 11:34 am

    Susah deh pindah dr windows ke linux, pa lagi dikantor…. mwnya gtu gak banyak virus, but ….. cpek kursus lagi dehhhh… gmana ya cpat blajar linux…

  5. 5 s0p14n Desember 1, 2011 pukul 3:07 pm

    yeah i hate to say it…but it was damn true…

  6. 6 gadgetboi Desember 5, 2011 pukul 12:36 pm

    hahaha … so true … paling sakit hati dulu waktu baru belajar linux itu disuruh RTFM!😥 … padahal saya kan butuh bimbingan …

  7. 8 Khaerudin, SE Januari 24, 2012 pukul 8:42 am

    Untuk para pengguna Linux, saya berharap kita mempunyai moral yang tinggi dan akhlaq yang mulia dalam menyebarkan Linux. ….. Saya orang awam yang sampai sekarang belum bisa meninggalkan windows bajakan, karena banyak pekerjaan yang belum bisa saya selesaikan di Linux. Tapi saya sudah mencoba Linux “Blankon Sajadah” (saya pake dua OS/Windows bajakan dan Linux). Alhamdulillah sedikit demi sedikit saya semakin faham Linux. dan saya bertekad akan meninggalkan Windows XP bajakan. Itu kalau saya sudah mahir di Linux. Insya Allah.Hidup Linux!!!!!!!!…

  8. 10 Andika Juli 30, 2013 pukul 8:40 pm

    iya Bener skli Mas, tiap kli saya brkunjung ke blog & forum” Linux smua mnyudutkan Windows, bilg user Windows bodohlah, pncurilah, tidak mau blajarlah…
    Klw bgtu kesan yg diterima pemula, bgmna mreka mau trtarik?
    Windows itu closed source kan hak” bill gates, kan dya yg buat..
    Lgipula saya yakin 95% kenal & blajar kmputer lewat Windows, jdi jgn Lupa kacang ama kulitnya…
    Makanya klw Linux blum se-user friendly Windows tingkatin kualitas Linux, jgn cuma bisa mencela Windows aja..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: