Undangan Resepsi Seketupang (dan Kopdar Paling Murung)

Ah, telat ini posting, tapi biarlah menjadi catatan sejarah di antara sela-sela tabel database wordpress ini. Undangan itu tiba di tangan saya, teruntuk Kekaisaran Kaipang. Seketupang minta maaf karena dadakan.

922695_4561390567008_201060774_n

Jadi, besoknya kami berangkat : saya, Cepul, dan Ketupang. Lokasinya lumayan terpencil, peta lokasinya juga menipu (jalan kecil tak beraspal yang menyilang jalan raya disebut perempatan). Jeni sudah sumringah di panggung bersama istrinya. Tak banyak kata-kata yang bisa saya tulis, tapi ada sedikit foto (yang dari kamera Jeni menyusul)

_DSC0017

Mamik Ishak tidak jadi datang dikarenakan suatu hal. Kabur dari resepsi Jeni (tentunya setelah melahap santapan sate), kami melakukan misi mulia, yaitu mengajak Ketupang ke peradaban yang belum pernah dilihatnya. Ketupang pengen lihat BIL dan pesawat terbang, maka kami boyong ke sana, sekalian belajar berhadapan dengan vending machine penjual kopi.

1_DSC0036

Akibat dari misi ini, telat datang kopdar. Selanjutnya kopdar di kedai hotspot, bahas perihal jaket ofisial Kaipang. Yang datang dan terus pulang duluan (selalu), pasukan Mamik Ishak (Mamik, iparnya, dan anaknya) dan … aduh lupa siapa lagi. Pokoknya, berhandang tidak datang. Itulah sebabnya kami murung.

DSC0059

Daaaaan, balik lagi ke topik : Selamat hidup, Jen!

0 Responses to “Undangan Resepsi Seketupang (dan Kopdar Paling Murung)”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: