chmod -R 777 /

20130714_002b
Saya dapat klien dadakan, dari kantor cabang kecil sebuah BUMN. Pengganggu hari libur. Hanya karena seseorang mengetik perintah “chmod -R 777 /”, sorenya saya bisa beli buku bacaan baru.

Sebenarnya, ketika diberitahukan masalahnya, saya ragu, mau menolak job ini dan berpikir mau pulang saja. Sistem root (/) yang diberi permission 777 secara rekursif sulit dikembalikan seperti semula. Asumsinya, sistemnya sudah benar-benar kotor. Karena ini pengalaman pertama, saya coba dulu.

Dampak dari perintah chmod -R 777 /
Kesalahan ini dilakukan di atas Ubuntu 9.10, yang repositorinya sudah tidak lagi disupport updatenya. Saya sempat menawarkan reinstall sekalian upgrade ke 12.04, hasilnya lebih bersih ketimbang mencoba memperbaiki yang sudah rusak ini, tapi empunya menolak. Sistem tampaknya benar-benar parah, dari laporan pengguna saja : printer tidak bisa dipakai lagi, internet tidak bisa tersambung, tidak bisa menjalankan sudo, tidak bisa memount flashdisk secara otomatis, tidak bisa reboot dan mematikan sistem. Setelah reboot beberapa kali, sistem tidak bisa dibooting sama sekali, macet di initram. Sempurna.

Solusi
Karena tidak bisa masuk ke sistem, bahkan dari recovery mode, jalankan live sistem dengan usb flashdisk, kaitkan partisi rootnya, dan kembalikan permissionnya dari sana.

chmod 0755 /
chmod 0755 /*
chmod 1777 /tmp
chmod 0750 /root
chmod 0700 /lost+found

Itu permission penting yang umum saja, di bawah itu, di antara labirin direktori, masih banyak yang perlu dibenarkan secara khusus. Kemudian restart, sampai di sini, sistem aslinya sudah bisa booting. Sudah bisa menghidupkan eth0. Tapi masih gagal menjalankan sudo dan network-manager. Hanya karena masalah sudo ini, saya mesti mengubah permission dengan sangat repot. perintah sudo memunculkan galat ‘must be setuid’, dan su dengan galat ‘must be setgid’. Balik lagi ke livecd dan ganti permissionnya satu-satu.

chown root:root /usr/bin/sudo
chmod 4755 /usr/bin/sudo
chown root:root /usr/bin/su
chmod 4755 /usr/bin/su
chmod 0440 /etc/sudoers

Sampai di sini, sudo sudah bisa dipakai. Selanjutnya saya beruntung. Karena 9.10 sudah terlalu lawas dan tidak disupport lagi, saya pikir pastilah update terakhir yang dirilis cukup banyak, dan bisa menggantikan paket-paket penting yang permissionnya sudah rusak (yang melelahkan kalau diselesaikan satu per satu). Ternyata benar, hampir 300MB paket update, barangkali akan menggantikan sebagian besar paket. Saya menyambungkan ethernet dengan modem. Karena terbiasa di slackware, saya mudah mengingat perintah untuk ini :

#anggap saja modem memiliki IP 192.168.1.1

sudo ifconfig eth0 192.168.1.2
sudo ip route add default via 192.168.1.1
sudo echo “nameserver 8.8.8.8” > /etc/resolv.conf

Selanjutnya tinggal mengupdate sistem dari Update Manager. Kemudian restart. Ternyata berhasil, CUPS sudah bisa berjalan lagi, flashdisk sudah bisa dikait otomatis, dan sudah bisa reboot/halt dengan normal. Hanya saja network-manager-gnome masih bandel tidak mau jalan. Karena keterbatasan waktu, saya terapkan cara singkat, dengan memasukkan ketiga baris perintah untuk ethernet tersebut ke rc.local. IP statis, paten. Say goodbye to network-manager-gnome.

Hasilnya, secara fungsi yang dikehendaki, sistemnya sudah bisa digunakan. Tapi sebenarnya masih kotor, di antara sela-sela hutan direktori, pasti masih ada permission yang salah dan perlu dibenarkan. Mana kita tahu sampai galat tentang hal itu muncul.

Saya pulang, dan buku The Naked Traveler sudah ada di tangan saya. Terima kasih untuk linuxquestion.org dan penghuninya yang aktif berdiskusi.

1 Response to “chmod -R 777 /”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: