Streaming OUYA audio via blueman’s A2DP receiver plugin @ Slackware 14.0 32 bit

g3052Setelah menerima perangkat OUYA dari Mas Yan, saya jadi bingung sendiri. Memang benar di saya ada hdmi2vga converter yang sepaket sama Raspberry kiriman Mas Willy kemarin. Panik selanjutnya disebabkan karena OUYA tidak menyediakan port audio tersendiri, semua jadi satu di port HDMI. Minggu pertama saya bermain tanpa suara. Setelah keluyuran di mesin pencari Google, saya mendapati headset bluetooth bisa digunakan di OUYA, artinya tidak menutupi audio dari OUYA distreaming ke perangkat yang disimulasikan sebagai penerima audio via bluetooth. Untungnya, Blueman — Bluetooth Manager untuk desktop di GNU/Linux — sudah mendukung ini, dengan syarat pulseaudio terpasang.

Sayangnya, blueman bawaan Slackware 14.0 yakni versi 1.20 masih mempunyai kutu yang menjengkelkan, yaitu gagal mendeteksi versi pulseaudio dengan benar (di Debian dan Ubuntu, kutu ini sudah dipatch). Maka saya mengambil rilis blueman yang terakhir (1.23) dari upstream dan mengkompilasi sendiri. Setelah blueman 1.23 terpasang, saya mendapatkan galat saat menjalankan blueman-applet.

Traceback (most recent call last):
File "/usr/bin/blueman-applet", line 37, in <module>
from blueman.Constants import *
ImportError: No module named blueman.Constants

Hal ini karena make install meletakkan modul tersebut di path yang berbeda dengan aturan distribusi Slackware. Pindahkan saja. (Constants.py terletak di /usr/local/lib/python2.7/site-packages/blueman/)

mv /usr/local/lib/python2.7/site-packages/* to /usr/lib/python2.7/site-packages/

Sekarang tinggal jalankan blueman-applet, kemudian mengaktifkan plugin pulseaudio dan service A2DP.

ouya-blueman-plugin

ouya-blueman-service

Kemudian pair dengan OUYA, pilih sebagai Audio Source.

ouya-bluetooth-receiver

Selanjutnya gunakan pavucontrol (bisa didapatkan di SBo) untuk mengatur volume dan sebagainya.

UPDATE :

Untuk permainan yang memakan banyak kinerja CPU, terutama yang 3D, audio latency-nya terasa sekali, bahkan hampir 1 detik. Untuk game-game ringan seperti TowerFall atau Wormhell, audionya lumayan lancar. Apakah mungkin men-sideload aplikasi yang bisa mengatur prioritas CPU setiap aplikasi ke OUYA dan mengatur agar service bluetoothnya mendapat prioritas tinggi? Nanti kita coba. Saya juga jadi bertanya-tanya apakah kabel HDMI bisa di-split dengan kasar begitu saja.

1 Response to “Streaming OUYA audio via blueman’s A2DP receiver plugin @ Slackware 14.0 32 bit”


  1. 1 taryopottato Oktober 2, 2013 pukul 6:02 am

    nuhun infona sangat bermanfaat…, salam opensource..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: