Posts Tagged 'NTB'

Gili Terawangan Go Open Source

Untuk sukuran Jeni jadi PNS, jeni beli sepatu baru dan kemudian bokek, KPLI NTB bekerjasama dengan… errr.. Dengan siapa ya? ah sudahlah, menyelenggarakan acara Gili Terawangan Go Open Source, yaitu acara mengajari mbak Yeni snorklingan, eh, maksudnya diving kaliĀ  ya… Soalnya ybs (ke)masukan air berkali-kali.

Btw, sebenarnya sebagai sebuah organisasi bonafid dengan kas yang lebih dari 0.5 juta rupiah, KPLI NTB seharusnya menginap di Villa Ombak, dan entah kenapa malah menginap di Homestay Rumah Hantu, satu kamar berenam… THIS IS SO WRONG, MAN…

Setelah siang, bala bantuan pangan akhirnya datang dari Mamiq yang bawain pisang sale.

Sempat pula Mamiq berfoto bersama “sumur” terdekat…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

Roadshow Linux 2010 Dibelakang Viewfinder

Apa? Anda mengharapkan foto barisan orang-orang yang mengikuti seminar plus pembicaranya?
Itu tidak ada dalam kamus Kaipang. Emangnya ini KPLI apaan…

Bonus: 2 minggu sebelum hari H, the almighty l337 h4><0rr dr188le, beli laptop baru, ternyata seken, +deadpixel :mrgreen:

Presentasi KPLI NTB di Pelatihan TOT Propinsi NTB

Tanggal 18 Nopember 2009 kemarin, KPLI NTB mendapatkan undangan (sebenarnya sih, Black “memaksa” Kementrian Ristek untuk meluangkan 10 menit untuk kami, thanks bro, its your magic!) untuk mengisi materi “Dukungan KPLI NTB dalam Implementasi FOSS di NTB“.

beberapa detik sebelum berangkat ke tot

beberapa detik sebelum berangkat ke tot

Acara Pelatihan TOT sendiri berlangsung di Gedung Sangkareang, kompleks kantor Gubernur NTB, Mamiq TGH Bajang Zainul Majdi. Acara di awali dengan pembukaan, lalu sambutan Sekda NTB, dilanjutkan dengan sambutan dari Ristek oleh Pak Agus Sediadi, yang tidak jadi memberikan sambutan, tetapi menjelaskan tentang perkembangan FOSS dan mengapa mesti menggunakan FOSS.

Yang membuat gembira kami adalah, saat memberikan sambutan, pak Agus, mengenali Black yang sedang jalan-jalan di ruangan pelatihan (saat itu menyambut, xx??xx-nya, wibi). Pak Agus bilang (rangkumannya), “Nah, itu ada anak KPLI yang bisa membantu migrasi, daripada memanggil orang dari Jakarta”.

Sejak detik itu, banyak peserta yang notabene wakil dari SKPD-SKPD se-NTB, menoleh ke arah rombongan KPLI NTB. Imbasnya, diakhir acara saya “terpaksa” membagikan kartu nama yang saya print untuk ujicoba kemarin (Piko, oh piko, seandainya kartu nama itu dah dicetak!).

Yang paling menggembirakan adalah, setelah acara ditutup sebentar, untuk coffe break. Rombongan KPLI dihampiri oleh Ka Biro Umum, diminta datang ke ruangannya, setelah presentasi.

Setelah coffe break selesai, giliran saya yang presentasi.

ketua kaipang presentasi

Saat presentasi, saya gugup dan gemetar, karena baru kali ini mesti presentasi di depan umum. Syukurnya, gak ada gubernur di situ, coba ada, wah …….!

Ok, singkat kata, setelah presentasi, kami meluncur ke ruang Ka Biro Umum, berdiskusi, dan hasilnya:

  1. Pemda Prop NTB akan melakukan migrasi dengan Tema “Go Open Source untuk NTB Bersaing”
  2. Program migrasi akan di handle bersama KPLI NTB
  3. Program akan di Launching pada 17 Desember 2009, di Bima. Dan berakhir pada 2013.

Dalam diskusi juga, saya sempat meminta fasilitas sekretariat yang akan digunakan sebagai markas, sekaligus Help Desk Migrasi kepada Bapak Ka Biro Umum.

Selesai makan-makan, sekitar pukul 12 lebih, kami kembali ke aktivitas masing-masing.

oki dan jeni, makan-makan

oki dan jeni, makan-makan

Oya, yang ikut bersama saya:
Masson, Black, Djenie, Sapto, Wibi, Okky dan doa anggota lainnya.

Workshop Di SMPN2 Kota Bima

Beberapa hari yang lalu, KPLI NTB melalui dua agen di pulau sumbawa, yaitu M. Olan Wardiansyah dan Ramiaji Lamsari melaksanakan workshop di kabupaten paling timur propinsi Nusa Tenggara Barat. Berikut laporan yang ditulis pribadi oleh Pak Bang Olan. :mrgreen:

Langkah besar di mulai dari langkah-langkah kecil. Demikian kata-kata orang bijak kalau ingin meraih sukses. Ini juga coba kami terapkan dalam mengkampanyekan linux di Kabupaten dan Kota Bima, langkah kecil mulai dilakukan dengan langsung turun ke lapangan, memberikan pencerahan tentang penggunaan linux untuk pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Target operasinya adalah sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten dan Kota Bima yang memiliki sarana dan prasarana IT yang lengkap.

Langkah pertama dimulai di SMPN 2 Kota Bima pada tanggal 4 April 2009. Saya bersama Ramiaji yang tergabung dalam MaNuX (Masyarakat Linux) Bima NTB, melakukan sosialisasi linux untuk siswa/i yang tergabung dalam Klub IT yang diketuai oleh Pak Zainal Muttaqin dan guru-guru yang berminat dalam mempelajari linux.

Kepala sekolah, saat menerima kedatangan kami menyambut baik dan sangat berterima kasih atas ilmu-ilmu TI baru yang ditularkan pada civitas akademika SMPN 2 Kota Bima.

Setelah bertemu Kepsek, kami mulai action untuk presentasi tepat pukul 8.30 WITA. Materi awal yang dibawakan oleh saya, berisi tentang Sejarah linux beserta distro dan turunannya, pengenalan BlankOn, penggunaan linux untuk kegiatan pendidikan dan kegiatan sehari-hari dan diakhiri dengan sesi tanya jawab.

Materi kedua dibawakan oleh Ramiaji, tentang bagaimana cara menginstal BlankOn, setting jaringan, menambah repository yang ada di internet dan membuat APTonCD untuk diinstalkan pada komputer-komputer lain yang ada di lab. Komputer dan untuk komputer guru-guru yang tertarik menggunakan linux.

meskipun pada saat penginstalan diselingi listrik padam (ini problem dalam mengembangkan TI di Kabpaten dan Kota BIma), tapi pada umumnya workshop berjalan menarik dan santai.



%d blogger menyukai ini: